Rabu, 04 Maret 2009

Dinda

Dinda manis kemarilah sayang
Lihat ada semut merangkak mencari cahaya
Dia akan mati tanpa gula tanpa cahaya
Seperti diriku
Dinda manis kemarilah duduk di pangkuanku
Bermain kuda-kudaan yang kau suka
Sepanjang sore yang memerah

Dinda manis ayo cepatlah mandi
Badan kotor haruslah bersih
Tuk pergi keluar
Bermain kembang api
Dinda manis jangan lari terlalu kencang
Kakimu yang kini telah panjang
Mengalahkan kejaran ayah bundamu

Dinda manis jangan lupakan aku
Yang tidur di sebelahmu dulu
Yang memandikanmu
Yang memarahimu kala itu


Selasa, 03 Maret 2009

Di Doa Ibuku

Namaku pasti disebut, berulang kali
Atas keselamatanku di jalan
Atas perjuangan tuk keberhasilan
Atas rezeki yang dilimpahkan
Atas rahmat yang dicurahkan

Namaku pasti disebut, diiringi butir air mata
Akan kasih dan cintanya
Akan kenakalan yang kuperbuat
Akan pengorbanan dan perjuangannya

Namaku pasti disebut
Oleh mulut kecil yang merekah
Berucap penuh harap
Bergerak tanpa suara
Berbisik....Bergumam

Mencari Hati Tuk Disinggahi

Menggigil aku dingin
Atas angin yang mengembara
Seperti hati yang inginkan pergi dan mencari
Namun jiwa tak punya daya
Jangankan kaki melarang untuk melangkah
Niat ku sudah tak bulat
Hati ini akan tinggal ,sayang
Namun tak di sini, tak di hatimu